SELAMAT DATANG

Selamat Datang di Situs sunankudus.blogspot.com, yang menyajikan Site Bernuansa Islami berisikan Hikmah Al-qur'an dan Mutiara Hadits, insya Allah dapat memberikan kesejukan hati dan ketentraman jiwa bagi anda yang mengunjungi Site ini. Membawa Anda kepada pemahaman Islam yang benar sesuai apa yang di bawa Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. semoga situs ini menjadi sumbangan dalam perjuangan islam. Pesan saya: Ikutilah Jalan Sirotulmustaqim dengan sungguh-sungguh. karena jalan otulah yag termudah menuju Allah dan syurga-Nya. Kurang dan lebihnya blog ini maafin yaa..saran dan kritik bisa kamu kirim ke santrisunny@yahoo.co.id. sukron katsiron telah mampir ke blog ini.. yang mau kirim tulisan silahkan email ke santrisunny@yahoo.co.id

Minggu, 16 November 2008

Dakwah

Amal ini adalah suatu kerjasama persaudaraan dalam belajar ilmu syar`i, membina diri, beramal shaleh dan berdakwah. Semua itu memerlukan kerjasama, memerlukan ta`awun. Seorang muslim yang berjalan sendirian dalam menempuh hal-hal di atas, sangat dikhawatirkan akan gagal atau hampir bisa dipastikan akan gagal. Berjalan sendirian mengikuti liku-liku Islami di dalam suatu masyarakat jahiliyyah adalah tugas yang hampir-hampir tidak mungkin bisa terlaksana.

Sistem dan tata cara kehidupan jahiliyyah saling topang-menopang sesamanya, saling dukung mendukung dalam mencekik segala sesuatu yang berwarna Islami. Maka, dari itu seorang muslim yang berjalan sendiri akan menjadi korban yang mudah sekali bagi fitnah-fitnah jahiliyyah. Menyabari beban-beban kebersamaan Islami adalah jauh lebih ringan daripada menolak tekanan fitnah-fitnah jahiliyyah sendirian.

Kebersamaan seorang muslim dengan saudara-saudara-nya dalam menuntut ilmu syar`i, membina diri, beramal shaleh dan berdakwah sangat besar artinya bagi kehidupannya, baik di dunia maupun di akhirat. Sebab dengan demikian dia telah membentuk satu lingkungan Islami di sekitar dirinya dan keluarganya. Hal ini adalah suatu bentuk kecil dari masyarakat Islami yang kita idamkan.

Amal ini adalah suatu amal besar yang hanya दिलाकुकन oleh orang-orang yang berjiwa besar. Orang-orang yang tidak hanya memikirkan kepentingan duniawi pribadinya, orang-orang yang bukan hidup hanya untuk dirinya sendiri, orang-orang yang menjadikan maslahat ummat ini sesuatu yang tidak terpisahkan dari keberadaan dirinya di dunia ini. Mereka-lah orang-orang yang hidup di dunia ini dengan pribadi yang besar, mati sebagai orang besar dan dibangkitkan di akhirat nanti sebagai orang besar pula.

Amal ini adalah suatu upaya untuk menciptakan suatu perubahan total yang sangat besar. Perubahan suatu masyarakat jahiliyyah menjadi masyarakat Islami, menggantikan norma-norma iblis dengan norma-norma Ar-Rahman, menggantikan kegelapan dengan sinar yang terang, kekejian dengan kesucian dan kebathilan dengan kebenaran. Membebaskan ummat yang sedang digiring ke pintu-pintu Jahannam dan menunjukkan mereka jalan-jalan menuju surga. Suatu amal suci yang amat tinggi derajatnya. Amal utama para rasul yang mulia, jejak Muhammad saw dan para shahabatnya.

Amal ini adalah bagian dari suatu pertarungan yang besar, pertarungan dahsyat yang telah berlangsung sejak dicip-takannya manusia dan akan terus berlangsung sampai saat-saat terakhir dari dunia ini. Pertarungan yang besar antara laskar Allah dan laskar syetan, antara laskar yang ingin menyelamatkan kehidupan manusia baik di dunia maupun di akhirat dan laskar lain yang ingin menghancurkan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat. Pertarungan antara hak dan bathil ini telah membuka pintu bagi kaum mukminin untuk menjadi ansharullah, menegakkan syari`atullah. Di sisi lain syetanpun telah memobilisasi para pengikutnya untuk mene-gakkan syari`atnya, syari`at jahiliyyah. Menegakkan kesyiri-kan-kesyirikan, kesesatan-kesesatan dan kemaksiatan-kemaksiatan dengan segala macamnya. Mereka bekerja siang dan malam untuk menegakkan syari`at syetan dan menjaganya dari kehancuran. Memerangi semua orang yang ingin menegakkan hukum-hukum Allah, baik dengan senjata, media maupun segala usaha lainnya.

Amal ini adalah suatu perjuangan untuk merealisasikan tauhid di bumi ini. Perjuangan ini adalah bagian dari tauhid setiap pribadi muslim, bagian dari kecintaannya kepada Allah, ketidaksediaannya untuk berpangku tangan melihat hak-hak Allah diabaikan begitu saja. Seorang muwahhid tidak akan begitu saja membiarkan tauhid dihinakan dan kesyirikan dimuliakan. Hanya di masyarakat Islamilah tauhid dimulia-kan. Hanya di masyarakat yang dihukum oleh hukum Allah-lah seorang muwahhid bisa hidup dengan `izzah.

Amal ini merupakan suatu tangga bagi seorang muslim untuk mencapai derajat tinggi di sisi Allah. Allah tidak mem-butuhkan kita untuk memperjuangkan hak-hak-Nya, akan tetapi kitalah yang membutuhkan perjuangan itu untuk maslahat diri kita sendiri di dunia dan akhirat. Perjuangan ini adalah suatu karunia dari Allah untuk hamba-hamba-Nya yang Allah menginginkan kemuliaan baginya. Dalam perjuangan ini akan berkembang kecintaan kepada Allah dan agamanya pada diri seorang muslim. Akan bertambah pula kebenciaan-nya kepada syetan dan golongannya. Dalam perjuangan se-perti ini pula, seorang pejuang muslim meniti tangga menuju keridhaan Allah swt dan ketinggian derajat di sisi-Nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERITA TERKINI

Rabu sore kemarin (02/12), otoritas penjajah Zionis memberikan surat resmi kepada Kepala Badan Tertinggi Islam di Al-Quds, yang isinya melarang khatib masjid Al-Aqsha Syekh Ikrimah Shabri untuk masuk masjid Al-Aqsha selama 6 bulan ke depan.

Ketika Syekh Shabri baru saja pulang dari Saudi kemarin, otoritas Zionis langsung memanggilnya untuk diinterogasi. Karena kelelahan sebab baru saja pulang dari perjalanan jauh, Syekh Shabri sempat meminta pengacarnya Khalid Zabariqah untuk mengundur waktu ke hari lain untuk memenuhi panggilan Zionis itu.

Akan tetapi Zionis menolak untuk menunda dan mengancam akan menangkap Syekh Shabri jika tidak segera memenuhi panggilan otoritas Zionis. Oleh karena itu, Syekh Shabri terpaksa segera menuju ruang intelijen No. 4 yang berada di pusat penahanan dan penyelidikan "Compound" sebelah Barat Al-Quds, untuk menerima keputusan pelarangannya memasuki masjid Al-Aqsha.

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, otoritas penjajah Zionis juga mengeluarkan beberapa keputusan yang menjauhkan hak pribadi, nasional, agama, dan lembaga-lembaga dari masjid Al-Aqsha. (Sn/ikh/myj)

eramuslim.com